Inovasi Eco-Fashion Menggunakan Teknik Marbling Berbahan Baku Ramah Lingkungan Mendukung Sustainable Development Goals

Adaptasi material marbling ke arah ramah lingkungan
Menggunakan 9 jenis pewarna, 2 jenis kain, dan 3 jenis zat fiksator
Menghasilkan 54 sampel hasil marbling



Penggunaan pewarna alam pada teknik marbling dan diterapkan pada tekstil merupakan inovasi yang diwujudkan melalui adaptasi material marbling.

Ramah lingkungan menjadi konsep yang kemudian direalisasikan pada produk eco-fashion sebagai upaya untuk mendukung gerakan global Sustainable Development Goals pada bidang fashion.





Teknik Pembuatan Motif Marbling Ramah lingkungan Menggunakan Pewarna Alam pada Tekstil





Tutorial Marbling Menggunakan Pewarna Alam Kayu Secang





Konsep

Penggunaan pewarna alam pada teknik marbling yang diterapkan pada tekstil merupakan inovasi yang diwujudkan melalui adaptasi material marbling. Pewarna alam yang digunakan pada inovasi ini adalah kunyit, secang, tingi, bunga telang, kulit pohom mahoni, daun suji, ubi ungu, sabut kelapa, dan kulit manggis yang diterapkan pada kain dari serat alam yaitu kanvas dan mori primissima.

Read More

3222

Visitors

Want to learn more?

If you have any questions about marbling or you need more information feel free to contact us.
fadilahrahmadani.2021@student.uny.ac.id